Kereta Kilat Pajajaran Resmi Dikembangkan, Jakarta–Bandung Hanya 1,5 Jam

oleh
oleh
banner 468x60

Tribunhits, Bandung  – Pemerintah Provinsi Jawa Barat bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi menggulirkan proyek pengembangan Kereta Kilat Pajajaran, layanan kereta cepat yang bakal memangkas waktu tempuh Jakarta–Bandung menjadi hanya 1,5 jam.

Rencana ini tertuang dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Optimalisasi Penyelenggaraan dan Pengembangan Perkeretaapian di Jawa Barat. PKS tersebut ditandatangani Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dan Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin, disaksikan Wakil Menteri Perhubungan Suntana, Rabu (30/11/2025).

banner 336x280

Kereta Kilat Pajajaran akan memangkas waktu tempuh Gambir–Bandung menjadi sekitar satu setengah jam,” kata Dedi, dikutip dari laman resmi Pemprov Jabar.

Tak hanya berhenti di Bandung, Kereta Kilat Pajajaran juga direncanakan bakal menjangkau jalur selatan Jawa Barat, termasuk Garut, Tasikmalaya, hingga Banjar. Dengan kereta ini, perjalanan dari Bandung ke wilayah-wilayah tersebut ditargetkan hanya memakan waktu sekitar dua jam.

“Dari Kota Bandung menuju Garut, Tasikmalaya hingga Banjar dapat ditempuh dalam waktu sekitar dua jam,” jelas Dedi.

Selain mempercepat konektivitas antarwilayah, Pemprov Jabar dan KAI juga berkomitmen memperluas jaringan transportasi publik di wilayah Bandung serta mendorong integrasi layanan hingga Karawang.

Dalam kerja sama tersebut, kedua pihak juga sepakat mengembangkan sejumlah layanan kereta baru. Salah satunya kereta wisata Jaka Lalana, yang bakal melintasi rute Jakarta–Bogor–Sukabumi–Cianjur.

Kereta pariwisata Jakarta-Bogor-Sukabumi-Cianjur, namanya Jakalalana,” ujar Dedi.

Ada juga rencana pengembangan kereta Tani Mukti, lokomotif dan gerbong khusus untuk mendukung distribusi hasil pertanian serta perdagangan dari wilayah Jawa Barat menuju Jakarta, Cirebon, dan Banjar.

Tak berhenti di situ, pemerintah dan KAI juga memberikan dukungan terhadap pengembangan kereta listrik (KRL) Padalarang–Cicalengka untuk mengurai kepadatan lalu lintas dan meningkatkan mobilitas harian masyarakat.

Pengembangan rute Nambo–Citayam juga ikut dibahas dalam kesepakatan ini, terutama untuk meningkatkan headway Stasiun Nambo.

Untuk memastikan seluruh program berjalan lancar, Pemda Jabar dan KAI telah membentuk Joint Working Group guna mengoordinasikan setiap langkah teknis kerja sama.

Dengan sederet pengembangan tersebut, jaringan perkeretaapian Jawa Barat diproyeksikan bakal semakin modern, terintegrasi, dan mempercepat konektivitas antarwilayah di masa mendatang.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.