DORONG EKONOMI LOKAL: BRI Semarang Genjot KUR Rp14,02 Triliun, Sektor Produksi Jadi Andalan

oleh
oleh
banner 468x60

TRIBUNHITS,SEMARANG – Bank Rakyat Indonesia (BRI) Regional Office (RO) Semarang tancap gas memperkuat perannya sebagai jangkar penggerak ekonomi kerakyatan di Jawa Tengah. Hingga Oktober 2025, RO Semarang dilaporkan telah menyalurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan angka fantastis: Rp14,02 Triliun.

Angka ini tak sekadar data. Menurut Regional Chief Executive Officer (RCEO) Semarang, Hari Basuki, mayoritas kucuran dana segar tersebut diserap oleh sektor yang benar-benar memproduksi.

banner 336x280

“Sebagian besar penyaluran KUR didominasi oleh KUR Sektor produksi,” ujar Basuki. Tercatat, alokasi untuk sektor ini mencapai Rp6,53 Triliun, atau sekitar 47% dari total penyaluran.

Sektor produksi yang menjadi fokus utama mencakup bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, dan industri pengolahan. Penekanan pada sektor ini merupakan upaya strategis untuk menciptakan lapangan kerja dan memperkuat daya saing ekonomi lokal.

Komitmen yang Melampaui Modal

Basuki menegaskan, komitmen BRI terhadap Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sejalan dengan ‘Astacita’ Pemerintah dalam memperkuat struktur ekonomi nasional. Ia melihat potensi besar di wilayah Semarang yang perlu didukung dengan pembiayaan dan peningkatan kapasitas.

“Ini merupakan upaya nyata BRI dalam mendukung perekonomian masyarakat di wilayah Semarang melalui penyaluran pendanaan usaha,” tambahnya.

BRI sadar, pelaku UMKM tidak hanya butuh modal. Oleh karena itu, dukungan yang diberikan melampaui sekadar penyaluran dana. RO Semarang juga intensif menjalankan program pemberdayaan, pendampingan usaha, dan edukasi finansial.

Tujuannya jelas: agar para debitur dapat mengelola usahanya secara berkelanjutan dan bertanggung jawab.

UMKM Harus ‘Naik Kelas’

Basuki menekankan pentingnya UMKM di Semarang untuk tidak hanya bertahan, tetapi juga naik kelas. Transformasi digital menjadi kunci.

“Kami juga terus mengedukasi pelaku usaha untuk melek digital dan memanfaatkan platform-platform penjualan online,” tegasnya.

Melalui pendampingan holistik mulai dari modal, pelatihan usaha, hingga literasi digital BRI bertekad menjadi mitra terpercaya yang memberdayakan ekonomi kerakyatan, memastikan pelaku usaha di Semarang siap bersaing di pasar yang lebih luas. (Red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.