Diduga Langgar SOP, Karyawan Meninggal Dunia Saat Bekerja. Ada Apa Dengan PT. Timur Bahari??? 

oleh
oleh
banner 468x60

BATANG – PT Timur Bahari, perusahaan kontraktor terkemuka di Indonesia, kembali menjadi sorotan publik setelah salah satu karyawannya, yang berinisial MRP, dikabarkan meninggal dunia saat tengah melakukan pekerjaan pembersihan lumpur untuk pemasangan manhole instalasi pipa penyedot air laut di PLTU Batang. Insiden tragis ini terjadi pada hari Senin, tanggal 7 Juli 2024.

Kabar meninggalnya “MRP,” karyawan PT Timur Bahari, mengejutkan banyak pihak.

banner 336x280

Dugaan pelanggaran terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) perusahaan menjadi sorotan utama dalam kasus ini.

Belum ada pernyataan resmi dari perusahaan terkait kronologi kejadian yang menyebabkan meninggalnya karyawan mereka.

Patut menjadikan pertanyaan publik antara lain:

1. Dokumen prosedur pekerjaan bawah air yang berpotensi tidak lengkap dan tidak di update.

2. Implementasi SOP yang kemungkinan juga tidak sesuai standard.

3. Pengawasan dari manajemen proyek untuk pekerjaan tersebut dipertanyakan.

4. Pengecekan rutin alat selam.
Apakah ada checklistnya

5. Medical check up prosedur.
apakah diikuti.

6. Emergency response plan (ERP) apakah ada dan dijalankan ketika accident kemarin. Seharusnya CPR first aid / bantuan napas dilakukan di kapal oleh medical first aider ketika korban di kapal.

Apakah kemarin hal tersebut dilakukan karena setau kami CPR hanya terdokumentasi di TUJ saja dan ketika itu kondisi korban sudah lewat.

7. Policy / kebijakan dari direksi timur bahari terhadap keselamatan kerja karyawan secara spesifik untuk pekerjaan bawah air.

Apakah sudah dibuat, diedarkan dan diimplementasikan?

8. Sertifikasi keselamatan kerja perusahaan.

Apakah update dan sertifikasi dijalankan dengan benar atau hanya nembak.

Pihak berwenang diharapkan segera mengusut tuntas kasus ini untuk mengungkap apakah benar terjadi kelalaian dalam penerapan SOP yang berujung pada kecelakaan kerja fatal tersebut.

Kesejahteraan dan keselamatan kerja karyawan harus menjadi prioritas utama bagi setiap perusahaan, termasuk PT Timur Bahari.

Kami akan terus memantau perkembangan kasus ini dan memberikan informasi lebih lanjut seiring dengan adanya pengumuman resmi dari pihak terkait.

Semoga kejadian ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak untuk lebih memperhatikan dan mematuhi prosedur keselamatan kerja demi mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan.

Belum ada pernyataan resmi dari perusahaan terkait kronologi kejadian yang menyebabkan meninggalnya karyawan mereka. (tim)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.