Jalan Pulang Heddy: Dari Korban PHK ke Pemilik Angkringan Sukses Berkat Suntikan Rp15 Juta KUR BRI

oleh
oleh
banner 468x60

TRIBUNHITS,SEMARANG – Pandemi Covid-19 adalah malapetaka bagi banyak orang, termasuk Heddy Pamungkas, warga Karang Kebon Utara, Semarang. Pada 2021, ia menjadi korban pemutusan hubungan kerja (PHK). Namun, pahitnya kehilangan pekerjaan justru menjadi cambuk. Heddy memilih bangkit dengan mendirikan usaha kuliner sederhana: Angkringan Moses.

Keputusan Heddy terbilang nekat. Ia sadar, usaha angkringan di pinggir jalan raya tidak luput dari tantangan klasik: hujan, pembeli tak menentu, hingga gangguan. “Kadang ada saja orang yang nakal (mengganggu),” tuturnya. Meski begitu, Heddy melihat prospek jangka panjang. Lokasi strategis Angkringan Moses di dekat hotel menjadi kartu truf, membuka segmen pasar baru dari sekadar pengendara hingga tamu hotel.

banner 336x280

Diselamatkan KUR BRI, Proses Kilat Tanpa Jaminan

Seiring waktu berjalan, kebutuhan untuk mengembangkan usaha tak terhindarkan. Gerobak dan perkakas lama butuh peremajaan. Atas saran tetangga, Heddy memberanikan diri mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI.

Ia terkejut dengan kecepatan prosesnya. “Prosesnya cepat, satu hari langsung selesai. Malam itu saya pengajuan dan disurvei, besoknya saya diminta ke kantor, tanda tangan dan langsung cair,” ungkap Heddy. Tanpa jaminan tambahan, ia sukses mengantongi dana KUR sebesar Rp15 juta.

Dana tersebut langsung digelontorkan untuk pembenahan total. Heddy membeli kerupuk, menambah meja, dan mengganti peralatan usangnya. Hasilnya? Angkringan Moses tampil lebih rapi, gerobak lebih kinclong. Dampak visual ini penting, terutama untuk menarik perhatian pelanggan dari kalangan tamu hotel yang melintas.

“Sangat membantu, terutama untuk pedagang kecil seperti saya. KUR ini sangat membantu karena tanpa jaminan dan prosesnya cepat, tidak berbelit-belit,” tegasnya, yang kini aktif merekomendasikan KUR kepada rekan-rekan sesama perintis usaha.

BRI Semarang Kucurkan Triliunan untuk Ekonomi Lokal

Kisah Angkringan Moses diapresiasi oleh pihak BRI. Hari Basuki, Regional Chief Executive Officer (RCEO) BRI Regional Office Semarang, menyebut kisah Heddy sebagai contoh nyata dalam mendorong perekonomian masyarakat.

“Kisah ini menjadi contoh nyata dukungan dalam mendorong perekonomian masyarakat di wilayah Semarang melalui pembiayaan KUR,” ujar Hari Basuki.

Dukungan itu terbukti masif. Hingga Oktober 2025, BRI Regional Office Semarang telah menyalurkan KUR sebesar Rp14,02 Triliun. Sebesar 47 persen atau Rp6,53 Triliun dari total penyaluran tersebut didominasi oleh KUR sektor produksi. Angka ini menunjukkan pembiayaan yang memadai dan akses permodalan yang mudah melalui KUR menjadi kunci bagi pelaku usaha di Semarang untuk meningkatkan kapasitas, membuka lapangan kerja, dan memperkuat daya saing ekonomi daerah. (Red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.